Revolusi Perkumpulan Pengusaha kecil dalam membangun Koperasi Produsen di prancis.

Terjadinya revolusi industri di inggris sangat berdampak besar pada negara Prancis, Untuk mengimbangi tingkat produksi di inggris, Pemerintah Prancis melakukan perombakan besar besaran pada tiap pabrik dengan mengganti pekerja nya dengan mesin – mesin yang lebih canggih.

Hal itu justru berdampak pada pemecatan tenaga kerja manusia secara besar besaran yang jelas menciptakan angka pengangguran yang besar pula, Ketimpangan sosial yang makin melebar  menciptakan ledakan Revolusi di negara Prancis dan kondisi ini pulalah yang mendorong munculnya pelopor-pelopor koperasi.  

france cooperativismo

Nama nama seperti Charles Fourier, Louis Blanc dan Ferdinand Lasalle mulai muncul menyuarakan ide-ide mereka tentang perlunya perbaikan nasib rakyat dan pengusaha kecil di Prancis hingga kemudian membangun koperasi-koperasi yang lebih bergerak ke bidang produksi dan segala perlengkapan nya.

Pada tahun 1772-1837 salah satu pelopor, Charles Fourier. Menyusun suatu gagasan untuk membentuk suatu kelompok yang diberi nama Fakanteres yaitu suatu perkumpulan yang terdiri dari 300 hingga 400 keluarga yang hidup saling berdampingan dalam suatu lahan.

Fakanteres dibangun di atas tanah seluas lebih kurang 3 mil dan dikelilingi oleh tanah pertanian seluas kurang lebih 150 hektare. Pada lahan kurang dari 3 mil tersebut selain rumah hunian dibangun juga rumah produksi untuk usaha-usaha kerajinan dan usaha lain guna memenuhi kebutuhan sehari – sehari para keluarga yang tinggal di dalamnya, Segala peraturan dan kepengurusan akan dipilih langsung oleh para anggotanya sendiri, Namun Ide dari Charles Fourier ini tidak berhasil dijalankan secara maksimal karena pengaruh dari sistem liberalisme yang dianut negara prancis yang pengaruh sangat besar di lingkungan masyarakat pada saat itu.

france maps.

Kemudian pada Tahun 1811-1880, Pelopor Koperasi di prancis lain nya “Louis Blanc” menyusun kembali gagasan Charles Fourier dengan penyusain yang lebih konkrit hal ini disebutkan dalam bukunya “Organization Labour”.

Louis Blanc berpendapat jika salah satu alasan gagal nya sistem Fakanteres adalah banyaknya usaha yang sama sehingga menciptakan persaingan yang  merupakan sumber keburukan ekonomi, Kemiskinan dan kemerosotan moral serta sumber dari peningkatan kejahatan, Krisis Industri dan pertentangan sosial.

Menurut Blanc untuk mencegah persaingan dalam sistem Fakanteres salah satunya adalah penyuluhan dan penyeragaman untuk itu perlu didirikan nya workshop untuk para penduduk di sana.

Blanc mengumpulkan dan menyatukan para produsen maupun pelaku usaha perorangan yang memiliki usaha yang sama dan menjalankan sistem usaha secara bersama dengan mengedepankan kualitas barang, Dari sini muncul istilah Koperasi Produsen.

Pada tahun 1884

Kaum buruh di Prancis  meminta pemerintahan untuk men-support gagasan dari Blanc dan memperbanyak pendirian koperasi produsen yang sayangnya tidak dihiraukan oleh pemerintah hingga akhirnya koperasi produsen ini akhirnya bangkrut.

Sistem Koperasi produsen Blanc akhirnya mendapat dukungan dari masyarakat prancis sendiri dan bergerak secara independent hingga akhirnya koperasi ini berkembang dengan pesat di Perancis. Koperasi-koperasi yang dibangung oleh rakyat tersebut kemudian bergabung dan membentuk Koperasi Konsumsi Nasional perancis (Federation Nationale Dess Cooperative de  Consommation).

baca juga : Koperasi Syariah Diyakini Tingkatkan Perekonomian
Sejarah Singkat Perkembangan Koperasi di Dunia

dengan ber-modalkan 476 buah koperasi, berjumlah kan 3.460.000  anggota dan dengan 9.900 buah toko serta memiliki per putaran  modal hingga sebesar 3.600  miliar franc per tahun.

sumber :
https://www.la-croix.com/Debats/Forum-et-debats/Une-agriculture-francaise-forte-dans-Europe-forte-2017-04-11-1200838661
https://confecoop.coop/cooperativismo/en-el-mundo/francia/
baca juga :