Suramnya Sejarah Koperasi Indonesia.

Dalam perkembangannya Koperasi di indonesia sebenarnya sudah ada sejak zaman belanda akan tetapi dampak dari koperasi baru terasa hasil nyatanya setelah diadakannya rapat kongres anggota koperasi pada tahun 1947 dan 1953.

Pada tahun 1986 seorang patih (setara dengan gubernur) di banyumas, Raden Arya Wiryaatmaja bar-inisiatif menciptakan koperasi pertama di Indonesia, Berawal ketika Patih melihat banyak pegawai negeri yang ter jerat hutang dengan para renternir yang memberikan pinjaman bunga tinggi, Hal yang sama dengan sejarah terjadinya pembentukan koperasi kredit (simpan-pinjam) di jerman. Belajar dari kesuksesan jerman membentuk koperasi kredit, Patih juga ikut mendirikan sebuah bank untuk rakyat.

baca juga : Koperasi “Simpan Pinjam” Membantu Memulihkan Ekonomi Jerman Setelah Kalah Perang.

Pada tahun tahun selanjutnya koperasi terus berkembang mulai dari tahun 1908 di dirikan nya Budi Utomo oleh Dr.Soetomo juga memberikan per-kembang besar bagi koperasi lalu Pada tahun yang sama, Serikat Dagang Islam juga dibentuk dengan tujuan memperjuangkan kedudukan ekonomi pengusaha pribumi sampai akhirnya sistem koperasi akhirnya diresmikan dan dibuat peraturan nya oleh pemerintahan hindia-belanda.

Sayangnya peraturan dari pemerintahan Hindia-belanda terlalu memberatkan pribumi hingga terjadinya penolakan lalu pada tahun 1933, disahkan nya undang-undang yang mematikan usaha koperasi.

Terlepas dari Pemerintahan Belanda, Pada pemerintahan Jepang koperasi juga hanya digunakan sebagai alat untuk untuk kepentingan Jepang saja yang umumnya hanya untuk pendistribusian perlengkapan bagi kebutuhan tentara Jepang nama koperasi pun juga ikut ter ganti menjadi Kumiai.

Pada Masa Kemerdekaan, timbul semangat baru dalam membentuk koperasi kembali.
Semangat tersebut akhirnya bisa ter-realisasi pada 12 juli 1947 dengan diadakannya kongres anggota koperasi pada tahun .yang menetapkan 12 juli sebagai hari koperasi lalu ada gerakan kongres anggota koperasi ke 2 pada 15-17 Juli tahun 1953 dan menetapkan bapak Moh. Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia.

Perkembangan koperasi terhenti ketika ketika terjadinya sistem pemerintahan yang berubah ubah membuat nasib koperasi menjadi tidak jelas, Ditambah kepercayaan rakyat pada koperasi hilang dikarenakan beberapa oknum dan partai politik yang menjadi koperasi untuk kepentingan sendiri atau pihak tertentu saja, Sistem koperasi yang masih belum stabil dan terkesan di anak tiri kan juga kepercayaan masyarakat yang belum pulih membuat sistem koperasi masih belum bisa maksimal di indonesia bahkan sampai sekarang.

Jika indonesia ingin maksimal kan koperasi seperti pada negara -negara eropa yang menjadi pelopor nya, Maka indonesia memiliki tugas untuk memberikan edukasi dan kesadaran betapa pentingnya bagi masyarakat, Menggiatkan pembangunan organisasi perekonomian dan Memulihkan kepercayaan rakyat yang terhadap koperasi.

Baca juga : Koperasi Syariah

Sumber : https://historia.id/ekonomi/articles/koperasi-penyelamat-ekonomi-rakyat-6jMJ1/page/3

Jurnal.unimed.ac,id